Tuesday, August 18, 2015

#BanggaSamaIndonesia


Yang gue banggain dari Indonesia, sudah pasti banyak. Alamnya, kulinernya, Presidennya, dan keberagamannya. Yang jadi pertanyaan sebenarnya adalah Indonesia bangga gak sama elo? Gue yakin doi bangga sama gue. Hehehehe..

Gue gak pernah jadi wakil Indonesia di kompetisi Internasional tapi gue pernah cerita bagusnya wisata Indonesia ketika gue lagi di negara orang lain. Gue suka ngerasa orang yang gak tau Indonesia itu kurang gaul (padahal mereka lagi di Thailand. Helooowww).
Gue gak pernah jadi penyelamat koral lautan Indonesia, tapi gue paling anti buang sampah sembarangan sengaja ataupun gak disengaja. Jorok woy!
Gue gak pernah masak makanan Indonesia (hmm kecuali nasi goreng), tapi gue kerja di perusahaan asli Indonesia yang produknya dikenal di mancanegara: #RumahKedua.

Ya kira-kira seperti itulah alasan kenapa gue bilang Indonesia bangga sama gue. Kalo kebanyakan ntar dikira sombong. Padahal mah gue cuma biji cabe di ulekan.

Postingan yang sama terdapat juga di Instagram #BanggaSamaIndonesia
Share/Bookmark

Tuesday, May 26, 2015

Thru Time: Hopping and Hoping

Seneng ya lihat memori kegalauan waktu kita masih kecil. Kecil nyalinya, kecil semangatnya, kecil dompetnya, kecil pengalamannya. Sekarang juga masih kecil sih, tapi setidaknya sudah berbuah. 

Suatu saat, si dino Timehop muncul dan mengingatkan gue akan kegalauan 5 tahun lalu (2009), saat gue masih galau soal magang kerja yang diwajibkan kampus. 

Berikut captureannya:



Postingan #throwback itu langsung bikin gue senyum-senyum... Ah! Gila, kegalauan kepanikan waktu itu! Kirim CV dengan perasaan pasrah gak mungkin diterima, bersaing dengan banyak orang, siapalah gue.

Terus sepersekian menit kemudian, berubah mellow... Ah! Gila, doa gue ternyata dijawab! Kenapa gue gak nyadar; apa yang gue miliki saat ini adalah jawaban dari doa -yang gue panjatkan melalui tweet-.

Well, hopping back time and found out that post, gives me a definite message that...
  1. Enjoy your worries, you may never have them again. And, you will pass it through!
  2. Be careful of what you wish for! You might just get it in the right time.
  3. In some ways, it's a good thing to look back. Looking back makes me be thankful for what I just took for granted.

P.S: I still work for the same company Nutrifood that hosted my internship 5 years ago. It is 12 km (30 minutes) away from my house. What's more is, I find my second home there, a charm that I didn't expected before. "Short distance" not only means physical proximity, but also in terms of social distance between departments or layer of managements. So, do you think I still need to pray for a better work place?



Share/Bookmark

7 Tempat Paling Instagramable di Kantor Nutrifood Jakarta


"Kantornya di mana?"
"Di... Pulogadung :)"
"... oh*"

*oh = ungkapan bahwa seseorang tahu, seringnya bernada kekecewaan atau kekaguman. Biasa diikuti dengan pengalihan topik lain.

Iya, kantor Nutrifood Jakarta itu di Pulogadung. Iya, gue tau elo pasti langsung ngebayangin debu, truk, panas terik, gudang, dan tukang ketoprak. Itu bener sih! Eh tapi coba masuk kantor Nutrifood Jakarta di Jalan Rawabali 2 no 3 deh, design interior-nya sangat homey dan Instagramable sejak dahulu kala, sejak debu Pulogadung masih invisible (sekarang udah berupa remahan sih kayaknya), sejak Instagram belum happening.

Berikut gue rangkum tujuh tempat paling Instagramable di kantor Nutrifood Jakarta:

1. Mural Wall
A photo posted by Cherry Felicya (@cherrious) on

2. Jendela Dunia


3. Instagram Wall

4. iGeeks Pod
A photo posted by elvirapc (@elvirapc) on

5. iGeeks Pod (2)
A photo posted by elvirapc (@elvirapc) on

6. Nutrifood Inspiring Center (Pillow Talk)

7. Nutrifood Inspiring Centre (Lobby)
A photo posted by Michael Brian (@mbrian87) on

Gimana? Masih kebayang debu Pulogadung, nggak? Sebenernya masih banyak lagi tempat yang super-nyaman dan Instagramable di kantor Nutrifood Jakarta, bisa search #FunWorkAtNutrifood di Instagram, atau follow Instagram gue @elvirapc atau @arninta Public Relations Nutrifood yang hobi posting penampakan Nutrifood. Hehehe. Belum lagi yang di pabrik Ciawi dan Cibitung. Judulnya boleh 'pabrik', isinya seriusan semacam quatro pizza: seperempat kafe, seperempat  rumah, seperempat kebun, seperempat pabrik. Semoga gue bisa merangkumnya di blogpost selanjutnya ya!
Share/Bookmark

Saturday, May 16, 2015

Tulus, Tanpa Sepatu

Seorang yang katanya tulus, pada akhirnya akan ngomong, "gue udah susah2, cape2, buat elo... Malah elo begitu".
Seorang yang katanya tulus, pada nyatanya memberi karena ingin mendapat kedamaian.
Seorang yang katanya tulus, pada akhirnya akan berharap perbuatan baiknya dicatat.
Lalu adakah seorang yang benar tulus?


Ttd, 7 Maret 2015
Elvira, yang gak pernah percaya di dunia ada kasih yang tulus tanpa mengharap apa-apa.

Share/Bookmark

Thursday, April 23, 2015

Standar Bahagia Kamu?

Gue agak lupa pernah baca tulisan ini dimana, tapi akan gue rangkum dan tulis ulang beserta tambahan opini gue.

Standar kehidupan tiap orang berbeda-beda. Punya pacar, menikah, punya anak, punya anak lagi, kuliah, sekolah lagi,... Semua itu belum tentu jadi prioritas seseorang.

Bisa jadi memang dia nggak atau belum pingin punya pacar/ menikah/ punya anak/ punya anak lagi dan lagi.

Jadi mending kalau kamu benar peduli dan ingin melihat kerabatmu bahagia, berhentilah melontarkan pertanyaan semacam, "kapan nyusul?" atau "ayo cepet (isi sendiri) ya" sebagai birthday wishes atau anniversary wishes. Akan lebih bijak bila kamu mendoakan dengan. "bahagia selalu ya".
Share/Bookmark

Saturday, April 4, 2015

Ah.

Sudah,
bantalku basah
mataku lelah
bibirku komat kamit mendesah.

Kita yang saling mengingini, harus rela saling dipunggungi.

Tak kuberitahu bahwa merelakanmu adalah sebuah omong kosong.

Share/Bookmark

Saturday, January 17, 2015

Perkara Mata

Yang mereka lihat di matamu adalah pupil dan iris.
Sementara yang aku lihat di matamu adalah jerat yang membuatku menulis, menaruh memori yang boleh kamu lukis.

25 April 2014

Share/Bookmark