Kali ini mimpinya lucu sekali. Di mana lagi saya bisa treadmill usai makan di restoran? Iya, treadmill nya pun di restoran :) Restoran makanan Padang pula.
Dalam mimpi, saya sedang kesal, dan sedang menjalani silence treatment ke salah satu teman saya di mimpi karena dia membawa pacarnya. Haha!
Frog Frolics!
Frogging in my pond
Thursday, March 21, 2013
Monday, March 18, 2013
Total Nightmare: Wedding and Campus
Semalem mimpi menikah dijodohkan, dan pakai baju Yunani (ini
gegara nonton Game of Throne). Sialnya, ini bukan mimpi perjodohan yang
pertama. Sudah yang kedua.
Selang beberapa
detik, mimpi lain tercipta. Kali ini untuk ke sekian kalinya mimpi ke kampus.
Ah ya... Institusi yang sudah berdebu di daftar prioritas saya. Setiba di
kampus, ketika mau absen nama, yah udah ga ada nama saya lagi... Saya sedih,
dan tanpa sadar menitikkan air mata. Saya menangis tersedu sambil beli es krim
yg harganya 15rb.
Labels:
Bedtime stories
Saturday, October 8, 2011
Gelitik yang Tidak Mengusik
Saya jarang sekali galau karena mereka, bahkan tidak pernah, sampai akhirnya salah satu dari mereka akan meninggalkan saya dan punya kehidupan sendiri. Kata orang bijak, you never know what you got until it's gone. Kata saya, dalam kasus ini, kalimat itu separuh benar. Saya tahu jelas apa yang sedang saya lakukan adalah tidak benar, menyakitkan, apatis, tidak sopan, dan akan membuat saya menyesal (mungkin seumur hidup). TAPI, saya tidak tahu ternyata saya akan merasakan kesedihan ini, secepat ini.
Yang lebih menyakitkan (dan bodohnya) lagi, saya lebih memilih untuk diam, pergi, sambil menutup kuping. "Tolong jangan ganggu saya! Saya tahu saya salah dan saya tidak akan berbuat apa-apa!" ucapan hati yang tegas tapi membuat saya gusar setengah mati.
I need to be fixed. Iya, tapi omong kosong lah saya ini.
Saya seakan terperangkap dalam truk bertulisan "I can stand alone" yang arahnya lagi menuju ke jurang. Disupiri ego pribadi. Namun maaf, saya belum sanggup banting setir. Semua gelitik tidak (atau belum?) sanggup mengusik saya untuk kembali ke lajur yang benar, yaitu kembali merangkul mereka sebagaimana mestinya. Saya rasa saya sudah terlalu lama menutup kuping dan sembunyikan luka saya dan mereka.
Oh Tuhan! Terbuat dari apa hati saya ini??
*) Mereka: Dia yang dulu menjadi pernah mengirim saya surat-surat, dan Dia yang dulu bersampo Lifebuoy.
Yang lebih menyakitkan (dan bodohnya) lagi, saya lebih memilih untuk diam, pergi, sambil menutup kuping. "Tolong jangan ganggu saya! Saya tahu saya salah dan saya tidak akan berbuat apa-apa!" ucapan hati yang tegas tapi membuat saya gusar setengah mati.
I need to be fixed. Iya, tapi omong kosong lah saya ini.
Saya seakan terperangkap dalam truk bertulisan "I can stand alone" yang arahnya lagi menuju ke jurang. Disupiri ego pribadi. Namun maaf, saya belum sanggup banting setir. Semua gelitik tidak (atau belum?) sanggup mengusik saya untuk kembali ke lajur yang benar, yaitu kembali merangkul mereka sebagaimana mestinya. Saya rasa saya sudah terlalu lama menutup kuping dan sembunyikan luka saya dan mereka.
Oh Tuhan! Terbuat dari apa hati saya ini??
*) Mereka: Dia yang dulu menjadi pernah mengirim saya surat-surat, dan Dia yang dulu bersampo Lifebuoy.
Labels:
Down(s)
Sunday, June 12, 2011
You are the Star
Everyone has their own way to be the star of their own life.
Everyone is a star and deserves to twinkle.
So do not let anything and anyone to shade you down.
Everyone is a star and deserves to twinkle.
So do not let anything and anyone to shade you down.
Labels:
Up(s)
Sunday, April 17, 2011
Day 1 - Without A
Malam ini, aku akan berpura-pura kamu sudah benar pergi.
Walau hati masih yakin kamu akan kembali ke pojok di mana kita pernah bertemu.
Aku berusaha menjejali pikiran dan hati yang bolong dengan es krim rasa pisang, menyetir ke sana ke sini, beli CD baru, dan cuci rambut yang wangi. Iya, rambut yang kamu selalu bilang bau.
Lalu aku lihat Twittermu mem-follow @infoPLN. Pentingnya? Lucu saja, kamu sering mengomel karna si PLN mogok terus di perumahanmu. Lalu aku tersenyum, dan memutuskan untuk menulis ini.
Besok pagi, kamu pergi.
Mimpi kamu selama ini, punya penghasilan sendiri.
Aku bangga kamu begitu mandiri dan bersikeras dengan mimpimu.
Semoga perjalananmu besok baik
Jaga diri baik-baik,
dan doakan aku.
Peluk,
Eal.
===========================================================
Tidak ada Day 2 setelah itu.
Kamu membalikkan badanmu dan berkata "Beautyfak Sadturday"
Walau hati masih yakin kamu akan kembali ke pojok di mana kita pernah bertemu.
Aku berusaha menjejali pikiran dan hati yang bolong dengan es krim rasa pisang, menyetir ke sana ke sini, beli CD baru, dan cuci rambut yang wangi. Iya, rambut yang kamu selalu bilang bau.
Lalu aku lihat Twittermu mem-follow @infoPLN. Pentingnya? Lucu saja, kamu sering mengomel karna si PLN mogok terus di perumahanmu. Lalu aku tersenyum, dan memutuskan untuk menulis ini.
Besok pagi, kamu pergi.
Mimpi kamu selama ini, punya penghasilan sendiri.
Aku bangga kamu begitu mandiri dan bersikeras dengan mimpimu.
Semoga perjalananmu besok baik
Jaga diri baik-baik,
dan doakan aku.
Peluk,
Eal.
===========================================================
Tidak ada Day 2 setelah itu.
Kamu membalikkan badanmu dan berkata "Beautyfak Sadturday"
Monday, April 4, 2011
Jarum
Manusia selalu berharap jarum bisa diputar ke kiri, baik itu jarum jam ataupun jarum timbangan!
Sent from Elvira's Telkomsel BlackBerry®
Sent from Elvira's Telkomsel BlackBerry®
Thursday, March 31, 2011
The Temper Trap in Jakarta
I haven't posted about The Temper Trap and James Yuill concert in Jakarta!!
In 2009, I was dreaming if someday The Temper Trap would come to Indonesia, -read this post-, and then Ismaya Live brought them in front of my face, on November 2010.
Thank you, (though the opening band from local musician was just boring and took so much time making the guests and I waited for like 0ne and a half hours to enjoy The Temper Trap. BUT, I fell in love with James Yuill so much!!!).
Here are the pics.
James Yuill gave a great performance,
The Temper Trap was AWEEESOME!








Subscribe to:
Posts (Atom)