Saturday, October 8, 2011

Gelitik yang Tidak Mengusik

Saya jarang sekali galau karena mereka, bahkan tidak pernah, sampai akhirnya salah satu dari mereka akan meninggalkan saya dan punya kehidupan sendiri. Kata orang bijak, you never know what you got until it's gone. Kata saya, dalam kasus ini, kalimat itu separuh benar. Saya tahu jelas apa yang sedang saya lakukan adalah tidak benar, menyakitkan, apatis, tidak sopan, dan akan membuat saya menyesal (mungkin seumur hidup). TAPI, saya tidak tahu ternyata saya akan merasakan kesedihan ini, secepat ini.

Yang lebih menyakitkan (dan bodohnya) lagi, saya lebih memilih untuk diam, pergi, sambil menutup kuping. "Tolong jangan ganggu saya! Saya tahu saya salah dan saya tidak akan berbuat apa-apa!" ucapan hati yang tegas tapi membuat saya gusar setengah mati.

I need to be fixed. Iya, tapi omong kosong lah saya ini.
Saya seakan terperangkap dalam truk bertulisan "I can stand alone" yang arahnya lagi menuju ke jurang. Disupiri ego pribadi. Namun maaf, saya belum sanggup banting setir. Semua gelitik tidak (atau belum?) sanggup mengusik saya untuk kembali ke lajur yang benar, yaitu kembali merangkul mereka sebagaimana mestinya. Saya rasa saya sudah terlalu lama menutup kuping dan sembunyikan luka saya dan mereka.

Oh Tuhan! Terbuat dari apa hati saya ini??

*) Mereka: Dia yang dulu menjadi pernah mengirim saya surat-surat, dan Dia yang dulu bersampo Lifebuoy.

Sunday, June 12, 2011

You are the Star

Everyone has their own way to be the star of their own life.
Everyone is a star and deserves to twinkle.
So do not let anything and anyone to shade you down.

Sunday, April 17, 2011

Day 1 - Without A

Malam ini, aku akan berpura-pura kamu sudah benar pergi.
Walau hati masih yakin kamu akan kembali ke pojok di mana kita pernah bertemu.
Aku berusaha menjejali pikiran dan hati yang bolong dengan es krim rasa pisang, menyetir ke sana ke sini, beli CD baru, dan cuci rambut yang wangi. Iya, rambut yang kamu selalu bilang bau.
Lalu aku lihat Twittermu mem-follow @infoPLN. Pentingnya? Lucu saja, kamu sering mengomel karna si PLN mogok terus di perumahanmu. Lalu aku tersenyum, dan memutuskan untuk menulis ini.

Besok pagi, kamu pergi.
Mimpi kamu selama ini, punya penghasilan sendiri.
Aku bangga kamu begitu mandiri dan bersikeras dengan mimpimu.
Semoga perjalananmu besok baik
Jaga diri baik-baik,
dan doakan aku.


Peluk,
Eal.


===========================================================
Tidak ada Day 2 setelah itu.
Kamu membalikkan badanmu dan berkata "Beautyfak Sadturday"

Monday, April 4, 2011

Jarum

Manusia selalu berharap jarum bisa diputar ke kiri, baik itu jarum jam ataupun jarum timbangan!

Sent from Elvira's Telkomsel BlackBerry®

Thursday, March 31, 2011

The Temper Trap in Jakarta



I haven't posted about The Temper Trap and James Yuill concert in Jakarta!!
In 2009, I was dreaming if someday The Temper Trap would come to Indonesia, -read this post-, and then Ismaya Live brought them in front of my face, on November 2010.
Thank you, (though the opening band from local musician was just boring and took so much time making the guests and I waited for like 0ne and a half hours to enjoy The Temper Trap. BUT, I fell in love with James Yuill so much!!!).

Here are the pics.
James Yuill gave a great performance,
The Temper Trap was AWEEESOME!




Thursday, February 24, 2011

Hocus FOCUS Phocus!

Saya kesal setengah mati ngeliat 3 nilai subject kelas Master saya cuma B. Iya, tiga-tiganya B! Makin tambah dongkol lagi, waktu saya ngecek nilai temen-temen sekelas, dan hasilnya nilai saya lah yang terendah karna mereka pasti ada nilai A nya. Tidaaaaakk! Saya kalah bukan cuma dengan satu dua orang tapi sekitar sepuluh orang, termasuk seseorang yang saya jadikan parameter kompetisi nilai. Ah.. Buat apa bayar mahal dan ke kampus kalau nilai Master nya engga memuaskan!

Saya pulang, nyetir mobil, dan saya nangis. Perjalanan capek, macet, kurang tidur, bayar uang kuliah, semuanya rasanya sia-sia. Ya walau saya jujur akui, di semester ini saya yang paling ignorance di antara semua penghuni kelas Marketing-IVA-Hons. Yang lain sibuk nyari teori buat mini research, saya ulur-ulur waktu dgn alasan lupa. Dua ujian pun saya keluar yang paling cepat. Engga cuma itu, dalam beberapa bulan, pikiran dan energi saya cukup tersita oleh satu dua hal.

Setelah selesai flashback, tidur, dan besok paginya balik beraktivitas ke kantor. Perjalanan 30 menit pagi tadi menyadarkan saya; saya terlalu hidup memikirkan hal yang mengawang-awang, berkhayal, mengharap dan mikirin "Ini baik engga ya buat saya? Gimana caranya biar saya cepet selesaiin masalah ini???". SAYA KEHILANGAN FOKUS, TEMAN! Lensanya malah dipakai buat ngeliat hal yang jauh-jauh, dan 'present' saya terbengkalai.

Saya enggak pengen salahin siapa dan apapun, ini murni tanggung jawab saya. Engga mudah sih buat engga melakukan hal itu lagi, tapi seenggaknya saya sadar: Planning for the future is important, but Focusing on the present may bring me to the better future. Do the best today.

Satu semester lagi masih ada, dengan dua mata kuliah dan thesis! Yes, the bloody thesis is coming! Cum-laude dan laude laude lainnya jelas udah jauh dari tangan saya. Tapi dua nilai A masih bisa saya kumpulin di dua mata kuliah selanjutnya! Doakan!



Sent from Elvira's Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, February 22, 2011

Perbedaan. Penderitaan.

Kalimat klise yang sering saya dengar adalah: PERBEDAAN ITU INDAH. Ya, hidup di Indonesia dengan masyarakat yang multikultural membuat saya hidup dengan bualan terindah tersebut. Etnis, agama, latar belakang, prinsip, dan adat istiadat yang jumlahnya begitu banyak namun hidup dalam satu deret kepulauan memang adalah hal yang menakjubkan. Sehingga kebanyakan orang mempercayai dan menularkan bahwa, "Perbedaan itu lah yang membuat indah..." Seperti pelangi, kata mereka.

Setidaknya dua kali belakangan ini saya merasa ternyata perbedaan itu memang indah, tapi hanya untuk mereka yang melihat, bukan kepada si pembeda.
Lukisan akan jauh lebih menarik dengan perpaduan elemen warna dan corak yang menghias, begitu juga dengan musik begitu elegan dengan campuran not-not. Tapi pernahkah berusaha menjadi mereka? Putih merasa asing di kumpulan warna hijau lemon sampai hijau toska, si bulat berdiri malu di antara kotak dan segitiga, sedangkan si agama A bersedih tidak bisa menikah dengan si agama C.

Kesimpulan saya, perbedaan itu memang indah tapi terkadang hanya untuk dilihat, bukan untuk si pembeda. Dan tidak semua perbedaan menjadi indah ketika bersatu.

Maafkan saya, jika kamu punya bukti dan kepercayaan berbeda dengan si 'perbedaan' itu. Saya bukan bermaksud pesimis, menjatuhkan, atau membuat teman lain putus asa. Lagipula, berbeda pendapat itu indah kan? Selamat menikmati konsekuensi perbedaan...!













Sent from Elvira's Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, February 1, 2011

Telapakmu


Darimana datangnya rasa rindu?
Setelah ku telisik jejaknya,
ternyata ada di bawah sentuhan telapakmu.



Monday, January 17, 2011

Jerawat Bisul Bintit

Jerawat
Jera karena tidak melakukan perawatan

Bisul
Bisa-bisanya muncul!

Bintit
Jangan bilang karna habis mengintip **tit?

Monday, January 10, 2011

Oma Idaman

Dua oma duduk di sebelah kananku, dan seorang bapak duduk beberapa bangku di depanku dengan tongkat di sampingnya. Kebaktian sesi 2 memang kebanyakan isinya oma opa, dan kali ini aku ke gereja sendirian.

Bau khas dari oma-oma itu engga jarang menghampiri saya. Saya mencoba memaklumi dan yaaa sesekali menahan napas. Walaupun mereka udah tua, mereka tetap membawa Alkitab masing-masing, berusaha mengikuti pembacaan ayat demi ayat, bahkan oma di paling ujung membuat catatan khotbah. Duh, saya udah lama banget ga bikin catatan khotbah! :(

Duduk di antara mereka membuat saya berimajinasi kalau-kalau saya pindah tubuh menjadi mereka. (Ah ini pengaruh film nih ya? :p) Saya beruban putih, kulit keriput, agak bungkuk dan membawa saputangan yg diselipkan di dalam baju. Yang saya bayangkan adalah, bagaimana perasaan saya sebagai oma yang melihat anak-anak muda, atau mungkin anak dan cucu saya? Apa saya akan merasa diacuhkan, 'terbelakang' karena sudah engga modern lagi, atau sedih karena ingin muda lagi? :) Apalagi saat muda seperti sekarang, pengennya eksis, dikenal sbg wanita modern dan update. Lahh kalo udah jadi oma, mana bisa up-to-date lagi kan... Pasti saya sedih dan merasa kalah deh.

Lalu, apa ya isi hati oma di sebelah saya tadi ketika melihat saya yang berpakaian lebih modern dari dia, sesekali mengintip BlackBerry, dan sering kelewatan ayat mana yang sedang dibaca? "Dasar anak muda..." atau "Andai aku masih muda seperti dia..."

Mulai sekarang dan mumpung masih muda, sepertinya saya udah harus mengumpulkan cerita-cerita dan inspirasi yang bisa diteruskan ke buah hati saya. Tentunya saya udah harus mulai 'nabung' kesehatan juga biar bisa bersama mereka... Dan anak, cucu saya tentu akan bilang, "Oma ku dulu eksis banget, update, hebat, multitalenta, sayangnya sekarang dia makin bawel dan makin banyak maunya!"

Sent from Elvira's Telkomsel BlackBerry®

Saturday, January 1, 2011

My Best NYE

What I've been through in 2010 was beyond my expectations. I was never hoping and planning to graduate and work at the same time. It was all because of God's grace. And, even in the last day of 2010, the day gone through surprisingly awesome! I might say 31 December 2010 - 1 January 2011 was the best moment of my entire New Year(s).

1. First good thing before 2011: Closer Relationship! I had dinner with my family and my boyfriend at one table, after 3 years time!

2. Next good thing before 2011: Healthy Activity! My boyfriend and I passed the new year's eve just the both of us, and we walked from Djakarta Theatre to Bunderan HI just to feel the euphoria there.

3. Another good thing before 2011: Heart to Heart! When he drove me back home, he poured out his nagging problem about his ex-office where he had just resigned. To be noted, he rarely talked like that much to me.

It became more wonderful because at first, he planned to go to Anyer with his friends and guess what it all turned out a memorable NYE with me! I hope these are a very good sign for us to face Two Thousand Eleven.

Sent from Elvira's Telkomsel BlackBerry®