Friday, September 11, 2015

Ketika Menstrual Syndrome Menyerang

Seperti biasa, aku berangkat kantor pagi, melewati jalan biasa yang tak sedikit bolong aspalnya. Merasa bosan dengan lagu elektronik yang biasa ku putar, aku memilih folder lagu Sam Smith untuk sekedar membuat ruangan mobilku tidak sunyi.

"Yes, I do, I believe that one day I will be where I was right there, right next to you... And it's hard, the days just seem so dark. The moon and the stars are nothing without you," aku cukup hapal menyanyikan lagu Lay Me Down ini. Maklum, liriknya sejalan dengan nasib.

Sampai mobilku terhenti, karena mobil depanku nge-rem. Aku tengok ke kiri mobil, oh ada tukang sayur tua yang lagi nyeberang. Dari raut mukanya terlihat si bapak tua berusaha keras mendorong gerobak sayurnya karena jalan sedikit menanjak. Kulitnya cokelat gelap, wajah penuh keriput, gerobaknya penuh sayur.

Lalu tetiba air mataku jatuh. Jatuh, satu, satu, lalu banyak.

Aku kasihan dengan bapak tua itu :( Ditambah lagu Sam Smith begitu kejam menusuk relung hati :( 

Kenapa aku bisa menangis dengan mudahnya? Aku cuma bisa menyalahkan menstrual syndrome ini :(




No comments: